You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Lokasi Binaan Poncol Dibatasi 1 Orang Per Kios
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pedagang Pasar Poncol Hanya Boleh Dapat 1 Kios

Pasar Poncol yang merupakan binaan dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta akan segera ditata ulang. Setiap pedagang hanya diperbolehkan memiliki satu kios.

Kita akan data, satu lokasi sementara hanya bisa dimiliki oleh satu orang, jangan sampai yang lain tidak kebagian tempat dan berdagang di jalan

"Kita akan data, satu lokasi sementara hanya bisa dimiliki oleh satu orang, jangan sampai yang lain tidak kebagian tempat dan berdagang di jalan," ujar Irwandi, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, saat Sosialisasi Refungsi Jalan dan Kali, di Gedung Ahmad Yani, Direktorat Topografi TNI AD, Rabu(2/9).

Menurut Irwandi, direncanakan pembangunan Pasar Poncol akan dilakukan pada 2016 mendatang. Dan dirubah bentuknya menjadi seperti hanggar besar yang bisa menampung pada pedagang. "Tidak ada lagi bangunan semi permanen," tuturnya.

Djarot Minta Jamkrida Tak Persulit UMKM

Irwandi mengatakan, pembangunan yang dilakukan untuk memberikan kenyamaan bagi pedagang maupun warga yang ingin berbelanja. Sehingga harus dibuat dengan sangat rapi. "Penataan itu harus rapi, kalau banyak keluhan dan tidak bermanfaat bagi masyarakat maka akan kita tutup," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3594 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati